TUJUAN PENETAPAN HARGA

TUJUAN PENETAPAN HARGA

  1. Tujuan Berorientasi pada Laba

–          Dalam era persaingan global, kondisi yang dihadapi semakin kompleks dan semakin banyak variabel yang berpengaruh terhadap daya saing setiap perusahaan, sehingga tidak mungkin suatu perusahaan dapat mengetahui secara pasti tingkat harga yang dapat menghasilkan laba maksimum.

–          Oleh karena itu ada pula perusahaan yang menggunakan pendekatan target laba, yakni tingkat laba yang sesuai atau pantas sebagai sasaran laba.

–          Ada dua jenis target laba yang biasa digunakan, yaitu target marjin dan target ROI (Return On Investment)

  1. Tujuan Berorientasi pada Volume

–          Selain tujuan berorientasi pada laba, ada pula perusahaan yang menetapkan harganya berdasarkan tujuan yang berorientasi pada volume tertentu atau yang biasa dikenal dengan istilah volume pricing objective.

–          Harga ditetapkan sedemikian rupa agar dapat mencapai target volume penjualan atau pangsa pasar.

–          Tujuan ini banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan penerbangan.

  1. Tujuan Berorientasi pada Citra

–          Citra (image) suatu perusahaan dapat dibentuk melalui strategi penetapan harga.

–          Perusahaan dapat menetapkan harga tinggi untuk membentuk atau mempertahankan citra prestisius.

–          Sementara itu harga rendah dapat digunakan untuk membentuk citra nilai tertentu (image of value), misalnya dengan memberikan jaminan bahwa harganya merupakan harga yang terendah di suatu wilayah tertentu.

–          Pada hakekatnya baik penetapan harga tinggi maupun rendah bertujuan untuk meningkatkan persepsi konsumen terhadap keseluruhan bauran produk yang ditawarkan perusahaan.

  1. Tujuan Stabilisasi Harga

–          Dalam pasar yang konsumennya sangat sensitif terhadap harga, bila suatu perusahaan menurunkan harganya, maka para pesaingnya harus menurunkan pula harga mereka.

–          Kondisi seperti ini yang mendasari terbentuknya tujuan stabilisasi harga dalam industri-industri tertentu (misalnya minyak bumi).

–          Tujuan stabilisasi dilakukan dengan jalan menetapkan harga untuk mempertahankan hubungan yang stabil antara harga suatu perusahaan dan harga pemimpin industri (industry leader).

  1. Tujuan-tujuan lainnya

–          Harga dapat pula ditetapkan dengan tujuan mencegah masuknya pesaing, mempertahankan loyalitas pelanggan, mendukung penjualan ulang, atau menghindari campur tangan pemerintah.

baca juga:

POS-POS TERBARU