Tipe ginkgo

 Tipe ginkgo

Tipe ini memiliki lima wilayah meristematis pada pucuk.

1)      Meristem permukaan

2)      Wilayah sel induk pusat

3)      Meristem rusuk, sebagai awal berkembangnya empulur batang

4)      Meristem tepi

5)      Wilayah peralihan seperti cambium.

  1. Tipe cryptomeria-abies

Wilayah peralihan seperti cambium tidak ada pada tipe ini.pada tipe batang angiospermae menurut Hanstein, terdapat tiga wilayah meristematis yaitu:

1)      Dermatogens, wilayah paling luar.

2)      Plerom, wilayah di bagian tengah yang berisi sel dengan susunan yang tidak teratur.

3)      Periblem, daerah silindris di antara dermatogens dan plerom.

Pada tahun 1924 Schmidt mengajukan teori tunika korpus yang membedakan pucuk menjadi dua bagian, yaitu bagian luar di sebut tunika dan tengah di sebut korpus. Sel pada tuniaka membelah antiklin, sedangkan pada korpus kesegala arah.

Popham dan Chan (1950), memperkenalkan istilah mantel untuk semua lapisan pucuk yang dapat dibedakan secara histology dari masa sel dibagian dalam yang disebut inti (core), tanpa memperhatikan banyaknya pembelahan dalam lapisan ini.

1)        Tipe Angiospermae

Pada tipe angiospermae dapat dibedakan tiga wilayah utama didalam korpus, yaitu:

  1. Wilayah sel induk pusat yang merupakan sel inisial korpus, letaknya dibawah daerah pucuk tunika, yaitu dibawah sel inisial tunika.
  2. Meristem rusuk.
  3. Meristem tepi.

2)        Tipe Opuntia.

Selain tipe wilayah seperti pada tipe angiospermae pada tipe opuntia ada tambahan wilayah peralihan seperti cambium. Wilayah ini berbentuk berbentuk melengkung terdapat di antara sel induk pusat dan meristem rusuk maupun meristem tepi.

Berdsarkan keaktifan pembelahan selnya dapat di kenali dua wilayah meristem, yaitu:

  1. Wilayah pucuk pusat yang meliputi sel inisial tunika dan korpus , tempat terjadinya pembelahan.
  2. Wilayah tepi, tempat terjadinya keaktifan mitosis.

Teori lain adalah teori korper-kappe dari Schuepp, teori ini sama dengan teori tunika korpus dari pucuk batang. Menurut teori ini sel membelah dalam pola yang disebut pembelahan T.

  1. Korper adalah bagian dalam pucuk berbentuk T berbalik, yaitu pembelahan kedua terjadi pada sel anak yang di atas. Pembelahan T tipe korper dapat juga dilihat dalam kolumnar pusat tudung akar fagus.
  2. Kappe adalah bagian luar dari pucuk akar yang terdiri atas sel, yang setelah pembelahan mendatar yang pertama, sel anak yang dibawah membelah memanjang yaitu tegak lurus pada bidang pembelahan pertama. Jadi bidang pembelahan kedua membentuk huruf T dalam irisan memanjang median akar.
  3. b)Meristem interkalar, yang terdapat diantara jaringan dewasa misalnya, pada buku gramineae.

sumber :
https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/seva-mobil-bekas/