Syarat-syarat Wudhu’

 Syarat-syarat Wudhu’

[8]Wudhu’ dikatakan sah apabila memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Islam : orang yang beragama diluar islam tidak sah mengerjakan wudhu’
  2. .Niat, hendaklah berniat ( menyengaja ) menghilangkan hadas atau    menyengaja berwudhu’ ketika membasuh muka.

Syarat   sahnya   wudhu   adalah   niat. Sebagaimana hadits dari Amirul Mu‟minin, Umar bin Al Khattab  dia berkata, Aku mendengar Rasulullah bersabda;

“Sesungguhnya  setiap  perbuatan  tergantung   pada  niatnya.    Dan  se-sungguhnya      setiap      orang      (akan dibalas)     berdasarkan     apa  yang ia niatkan.”[9]

  1. Mumayyiz : artinya adalah orang yang sudah bisa membedakanantara baik

dan buruk dari pekerjaan yang dikerjakannya.

  1. Tidak berhadas besar.
  2. Dengan air yang suci dan mensucikan
  3. Tidak ada sesuatu yang menghalangi air, sampai keanggota wudhu.

Misalnya getah, cat, dan sebagainya.

  1. Mengetahui mana yang wajib dan yang mana yang sunah.
  1. Sunah-sunah Wudhu’

[10]Sunah-sunah dalam wudhu’ dapat diurutkan sebagai berikut:

  1. Membaca “ Bismillahirohmaanirrahiim “ sebelum melakukan wudhu’

(dikerjakan  pada  permulaan  wudhu’).  Jumhur   ulama‟   (Imam   Malik,  Imam Syafi’i,  dan  Imam  Abu  Hanifah,  serta satu riwayat  dari  Imam  Ahmad  berpen dapat bahwa membaca basmalah ketika akan berwudhu hukumnya adalah Mustahab, tidak wajib. Diriwayatkan dari Abu   Hurairah  bahwa  Rasulullah bersabda;

sumber :

https://legendsbargrill.com/noblemen-apk/