STRATEGI MEMBERANTAS KORUPSI

STRATEGI MEMBERANTAS KORUPSI

Tindak pidana korupsi tidak dapat dibiarkan berjalan begitu saja kalau suatu negara ingin mencapai tujuannya, karena kalau dibiarkan secara terus menerus, maka akan terbiasa dan menjadi subur dan akan menimbulkan sikap mental pejabat yang selalu mencari jalan pintas yang mudah dan menghalalkan segala cara untuk itu, tindak pidana tindak pidana korupsi perlu ditanggulangi secara tuntas dan tanggung jawab.[3]

            Adapun strategi menangulangi seorang korupsi adalah :

  1. Strategi Preventif

Strategi ini harus dibuat dan dilaksanakan dengan diarahkan pada hal hal yang menjadi penyebab timbulnya korupsi. Setiap penyebab yang terindikasi harus dibuat upaya preventifnya,sehingga dapat meminimkan penyebab korupsi. Disamping itu perlu dibuat upaya yang dapat meminimalkan peluang untuk melakukan korupsi dan upaya ini melibatkan banyak pihak dalam pelaksanaanya agar dapat berhasil dan mampu mencegah adanya korupsi.

  1. Strategi Deduktif

Strategi ini harus dibuat dan dilaksanakan terutama dengan diarahkan agar apabila suatu perbuatan korupsi terlanjur terjadi, maka perbuatan tersebut akan dapat diketahui dalam waktu yang sesingkat singkatnya dan seakurat akuratnya, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan tepat. Dengan dasar pemikiran ini banyak sistem sistem tersebut akan dapat berfungsi sebagai aturan yang cukup tepat memberikan sinyal apabila terjadi suatu perbuatan korupsi. Hal ini sangat membutuhkan adanya berbagai disiplin ilmu baik itu ilmu hukum, ekonomi maupun ilmu politik dan sosial.

  1. Strategi represif

Strategi ini harus dibuat dan dilaksanakan terutama dengan diarahkan untuk memberikan sanksi hukum yang setimpal secara tepat dan cepat kepada pihak pihak yang terlibat dalam korupsi. Dengan dasar pemikiran ini proses penanganan korupsi sejak dari tahap penyelidikan, terutama penyelidikan dan penuntutan sampai dengan peradilan dan penuntutan sampai dengan peradilan perlu dikaji untuk dapat disempurnakan disegala aspeknya, sehingga proses penanganan tersebut dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Namun implementasinya harus dilakukan secara terintegrasi.[4]

Untuk meminimalisir adanya tindak korupsi didalam perusahaan, itu tergantung kebijakan dari masing masing perusaan tersebut, karena didalam perusahaan terdapat undang undang yang mengatur bagaimana tugas masing masing pemerintahan yang ada diperusahaan contoh perundang undangan yang ada diperusahaan Amerika Serikat yang mana didalam perusahaan itu bukan hanya ada diamerika serikat tetapi ada anak atau cabangnya dimana mana atau dinegara negara lain.

https://promo-honda.id/truck-evolution-apk/