Semoga Pelakunya Dikutuk Tujuh Turunan

Semoga Pelakunya Dikutuk Tujuh Turunan

Semoga Pelakunya Dikutuk Tujuh Turunan

Semoga Pelakunya Dikutuk Tujuh Turunan
Semoga Pelakunya Dikutuk Tujuh Turunan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy geram dengan kasus pencurian puluhan laptop untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dia menyesalkan perbuatan para pencuri yang memanfaatkan pelaksanaan UNBK

untuk mencari keuntungan.

“Saya mohon pencuri-pencuri agak punya moral yang baik. Jangan memanfaatkan situasi untuk mencuri,” ujar Muhadjir di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (13/4).

“Saya bilang pencuri yang memanfaatkan UN dan menghambat itu termasuk hacker, dikutuk tujuh turunan,” ucapnya dengan tegas.

Dia meminta sekolah-sekolah seharusnya menjadikan ini sebagai pelajaran, untuk

meningkatkan kewaspadaan dan keamanan kelengkapan pelaksanaan ujian nasional.

“Ini sebetulnya untuk pengamanan sudah kita tingkatkan kerja sama dengan pihak aparat kepolisian, masing-masing sekolah harus tahu diri untuk mengamankan dengan baik,” ujarnya.

Muhadjir melihat sekolah butuh ketelitian untuk menyadari, bahwa ketika UN

alat-alat seperti itu jadi sasaran empuk para pencuri.

“Nggak banyak kasusnya, biasanya karena teledor. Saya kira tidak perlu ada kebijakan khusus dari Pusat. Waspada sajalah,” pungkasnya.

Sebelumnya, terjadi pencurian 30 laptop untuk UNBK di MTs Al Falah, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (9/4).

Raibnya puluhan laptop itu seharusnya akan digunakan untuk UNBK tingkat SMP pada minggu depan.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/kata-ulang/