Sejarah Singkat Kehidupan Farhat Abbas

Sejarah Singkat Kehidupan Farhat Abbas

Sejarah Singkat Kehidupan Farhat Abbas

Sejarah Singkat Kehidupan Farhat Abbas
Sejarah Singkat Kehidupan Farhat Abbas

Sobat, jadi artis itu memang ribet ya, selain selalu dimonitor oleh infotaiment, sekarang gerak gerik para artis juga diawasi oleh salah satu artis yang bernama Farhat Abbas. Yah, pengacara yang satu ini memang semakin menggegerkan akibat aksinya yang selalu mengomentari artis-artis lain melalui media sosial twitter. Tapi mungkin ini memang salah satu cara artis untuk terkenal.

Karena aksinya ini, kami mencoba mengungkap sekelumit kisah tentang Farhat Abbas. Tentunya di balik kicauannya di twitter, Farhat Abas juga memiliki kisah lain yang mungkin ingin diketahui baik oleh orang yang menyukainya, atau tidak.

Biodata Singkat Farhat Abbas

Pengacara yang satu ini merupakan pria kelahiran 22 Juni 1976 di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Ia adalah salah satu pengacara yang selalu menangani kasus-kasus yang dialami selebriti. Ia pun malah semakin terkenal layaknya artis-artis yang Ia tangani.

Farhat merupakan putra dari Abbas Said, Mantan Hakim Agung Republik Indonesia. Tampaknya karirnya kini merupakan perpanjangan dari karir sang ayah yang juga bergelut di dunia hukum. Farhat menempuh pendidikan menangah atasnya di SMA Negeri 70 Jakarta, dan kemudian melanjutkan ke Universitas Pasundan, Bandung.

Kehidupan Farhat Abbas

Farhat terkenal di masyarakat karena keahliannya mengomentari kasus yang sedang tren, tingkah laku selebriti, pejabat dan politikus secara blak-blakan, bahkan cenderung menghujat.

Banyak kalangan yang menilai bahwa Farhat melakukan hal itu hanya sekedar mencari sensasi dan  untuk menarik perhatian masyarakat. Akan tetapi hal itu dibantah oleh Farhat. Menurutnya, Ia tidak perlu mencari sensasi untuk sekedar menaikkan popularitasnya. Farhat mengaku masyarakat sudah mengenal dirinya sebelum dia membuat pernyataan kontroversial tersebut.

Suami yang menikahi Nia Daniaty pada 2002  ini sering dikabarkan telah menikah dengan wanita selain Nia. Pada tahun 2004, Farhat dikabarkan telah menikahi seorang wanita bernama Melani Sukmawati di Bandung, namun Farhat menyangkal kabar tersebut. Setahun kemudian, Farhat kembali diisukan telah menikahi perempuan bernama Ani Muryadi, yang berstatus sebagai seorang janda. Bahkan rumor menyebutkan Farhat telah menikahi perempuan itu pada 19 Mei 2005. Dari kasus asmara itu keduanya beralih pada persoalan tuntutan utang-piutang.

Pada 9 Januari 2013

Farhat Abbas membuat kontroversi dengan komentarnya pada media sosial Twitter mengenai kasus plat mobil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sejumlah pihak menyatakan komentar Farhat sebagai komentar rasis. Akibat hal ini, Farhat dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Anton Medan dan pimpinan Komunitas Intelektual Muda Betawi, Ramdan Alamsyah. Sementara, Farhat Abbas menyatakan komentarnya tersebut bukanlah komentar rasis.

Selain kasusnya dengan Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pada bulan November 2013, Farhat juga bermasalah dengan anak-anak Ahmad Dhani, Al dan El, karena kicauan Farhat di Twitter yang dianggap sebagai penghinaan pada Ahmad Dhani, ayah mereka. Akibatnya, Al pun mengajak Farhat untuk duel tinju. Kabarnya, Farhat siap menerima tantangan tersebut dan meminta pihak Dhani untuk menyediakan tempat bertanding dan hari pelaksanaannya.

Farhat juga mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara, namun tidak menang. Farhat juga mengampanyekan dirinya menjadi calon presiden dengan slogan “AkuIndonesia”. Namun, belum ada satu partai pun yang meminangnya, sehingga banyak pihak yang meragukan kelanjutan karier Farhat untuk meramaikan bursa capres Pemilu 2014.

Baca juga artikel: