Ruang Lingkup Usaha Perasuransian

Ruang Lingkup Usaha Perasuransian

Ruang Lingkup Usaha Perasuransian

Ruang Lingkup Usaha Perasuransian

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 2 tahun 1992 bab 4 pasal  4, ruang lingkup usaha perasuransian adalah:
1. Perusahaan asuransi kerugian hanya dapat menyelanggarakan usaha dalam bidang asuransi kerugian, termaksud reasuransi.
2. Perusahaan asuransi jiwa hanya dapat menyelenggarakan usaha dalam bidang asuransi jiwa, dan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri, dan usaha annuitas, serta menjadi pendiri dan pengurus dana pensiun sesuai dengan peraturan perundang-undangan dana pensiun yang berlaku
3. Perusahaan reasuransi hanya dapat menyelenggarakan usaha pertanggungan ulang

Asuransi Jiwa 

Pada hakekatnya asuransi jiwa merupakan bentuk kerja sama antara orang- orang yang menghindar atau minimal menghindari resiko yang diakibatkan oleh resiko kematian (yang pasti terjadi tetapi tidak pasti kapan terjadinya), resiko hari tua (yang pasti terjadi dan dapat diperkirakan, tetapi tidak pasti berapa lama) dan resiko kecelakaan (yang tidak pasti terjadi namun tidak mustahil untuk terjadi).

Kerja sama mana yang dikoordinasi oleh perusahaan asuransi, yang bekerja atas dasar hukum bilangan besar (the law of large number), yang menyebarkan resiko pada orang-orang yang mau bekerja sama. Yang termaksud dalam program asuransi jiwa seperti asuransi pendidikan pensiun, investasi plus asuransi, tahapan dan kesehatan.


Sumber: https://civitas.uns.ac.id/kasiono/seva-mobil-bekas/