Rencana Penggabungan 3 Platform oleh Facebook Bikin Was-was

Rencana Penggabungan 3 Platform oleh Facebook Bikin Was-was

Rencana Penggabungan 3 Platform oleh Facebook Bikin Was-was

Rencana Penggabungan 3 Platform oleh Facebook Bikin Was-was
Rencana Penggabungan 3 Platform oleh Facebook Bikin Was-was

Rencana raksasa teknologi Facebook

Menggabungkan tiga platform yaitu Facebook Messenger, Instagram dan WhatsApp, serta meluncurkan enkripsi end-to-end untuk pesan Instagram dinilai menimbulkan kekhawatiran.

Menurut guru besar kriptografi

Dari Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat, Matthew Green, perubahan ini ibarat dua sisi mata uang. Artinya, bisa berpotensi baik atau buruk untuk keamanan dan data pribadi pengguna.

Ada dua kekhawatiran utama

Yaitu, peluncuran enkripsi end-to-end yang luas menyebabkan WhatsApp menjadi relatif kurang aman, daripada Facebook Messenger dan Instagram. Dengan begitu, pengguna WhatsApp tidak perlu berbagi banyak informasi pribadi sama sekali kepada Facebook. Lalu, Facebook bisa dengan mudahnya menemukan metadata pengguna karena berbaur dengan akun Facebook pengguna lainnya,” ungkap Green, seperti dikutip dari TechCrunch, Sabtu, 26 Januari 2019.

Upaya merger ini, mau tidak mau, akan memaksa pengguna WhatsApp untuk mengungkapkan informasi pribadi. Pakar data pribadi, Tim Mackey, mengatakan Facebook harus sangat berhati-hati dalam upaya ini, terlebih mereka pernah memiliki sejarah buruk terkait privasi.

Menggabungkan informasi pribadi dari tiga platform

Adalah masalah yang cukup rumit. Tim pengembangan Facebook sebaiknya memprioritaskan privasi pengguna,” tutur Mackey, seperti dikutip dari Independent.

Dalam sebuah pernyataan, Facebook mengatakan bahwa sudah ada diskusi dan debat panjang ketika mereka ingin memulai prosesnya (merger) dan bagaimana sistem ini akan bekerja di masa mendatang.

Adapun para ahli antitrust

Mencatat, penggabungan ketiganya bisa membuat lebih sulit dalam memaksa Facebook mem-spin-off WhatsApp atau Instagram di masa depan. Jika seorang komisioner kompetisi memutuskan untuk memaksa demerger karena alasan anti-monopoli.

Meski terintegrasi, namun ketiganya tetap independen, terlebih pengguna Instagram dan WhatsApp masing-masing mencapai 1 miliar dan 1,5 miliar pengguna dari seluruh dunia. Dengan melakukan enskripsi di Instagram, maka untuk kali pertama, membawa tingkat keamanan dan privasi baru bagi pengguna.

Tak hanya Instagram, Facebook

Juga akan mulai mengenkripsi Facebook Messenger secara default, yang hingga saat ini mengharuskan pengguna untuk mengaktifkan fitur secara manual. Sejauh ini hanya pesan WhatsApp yang di enkripsi secara end-to-end secara default.

Sumber : https://ngelag.com/