REGULASI DAN PENEGAKAN ATURAN AKUNTANSI BELANDA

REGULASI DAN PENEGAKAN ATURAN AKUNTANSI BELANDA

REGULASI DAN PENEGAKAN ATURAN AKUNTANSI BELANDA

REGULASI DAN PENEGAKAN ATURAN AKUNTANSI BELANDA
REGULASI DAN PENEGAKAN ATURAN AKUNTANSI BELANDA

Regulasi di Belanda tetap liberal hingga tahun 1970 ketika undang undang laporan keuangan tahunan diberlakukan. Undang undang merupakan bagian dari program besar perubahan dalam bidang hokum peusahaan. Di antara provisi utama undang undang tahun 1970 tersebut adalah sebagai berikut :

– Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang wajar mengenai posisi dan hasil keuangan selama suatu tahun , dan seluruh pos didalamnya haru dikelompokkan dan dijelaskan secara memadai

– Laporan keuangan harus disusun sesuai dengan praktik usaha yang baik ( yaitu akuntansi dapat diterima oleh kalangan usaha )

– Dasar penyajian aktiva dan kewajiban dan penentuan hasil operasi harus diungkapkan

– Laporan keuangan harus disusun sesuai dengan dasar yang konsisten dan pengaruh material dari perubahan dalam prinsip akuntansi harus diungkapkan secukupnya

– Informasi keuangan komparatif untuk periode sebelumnya harus diungkapkan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang

– Menyertainya Undang undang tersebut juga mendorong pembentukan kelompok studi akuntansi tiga pihak ( Tripartit ) ( yang digantikan oleh Dewan pelporan tahunan pada tahun 1981 ) dan melahirkan kamar dagang

LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan di Belanda harus memuat hal hal berikut :

– Neraca

– Laporan laba rugi

– Catatan catatan

– Laporan direksi

– Informasi lain yang direkomendasikan

Perusahaan perusahaan Belanda diperbolehkan untuk menyusun laporan keuangan menggunakan IFRS atau GAAP AS selain standar akuntansi Belanda

PENGUKURAN AKUNTANSI

– Goodwill merupakan perbedaan antara biaya akuisisi dengan nilai wajar aktiva dan kewajiban dibeli

– Metode ekuitas digunakan apabila investor memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan usaha dan keuangan

– Usaha patungan dapat dicata dengan menggunkan metode ekuitas

– Biaya penelitian dan pengembangan dikapitalisasi hanya jika jumlah tersebut dapat dipulikan dan cukup pasti

– Pajak penghasilan diakui berdasarkan konsep alokasi komprehensif ( provisi penuh ) dan diukur menurut metode kewajiban

Sumber : https://t.me/belajarngeblogbareng/31