Pranata Budaya Interpreneur

Pranata Budaya Interpreneur

Pranata Budaya Interpreneur

Dalam konteks ini budaya kemandirian atau kewirausahaan harus   teriteranalisasi bagi setiap individu, sehingga yang dimaksud pranata budaya  Interpreneur dapat diartikan sebagai suatu usaha yang dilakukan berdasa kemampuan sendiri dengan menggunakan sumber daya dan cara baru untuk memaksimalkan produktivitas dan efektifitas.
Pranata Budaya Interpreneur

C.    Kondisi Masyarakat Indonesia

Krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia mempengaruhi kehidupan masyarakat, meliputi tingkat pendidikan,kemiskinan, pengangguran, kualitas kehidupan dan masalah-masalah lainnya. Ditingkat makro maupun tingkat mikro memerlukan rehabilitasi atau perbaikan yang cukup lama sehingga berpengaruh dalam kondisi keseluruhan bangsa dan Negara serta perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat diperlukan di era globalisasi.
Kesejahteraan suatu bangsa merupakan proses pembangunan suatu pyramid. Penataan masyarakat merupakan titik awal bagi pembangunan kesejahteraan dengan mengetengahkan tegaknya hukum dan hal ini akan tergantung terhadap bangsa itu sendiri untuk memperjuangkan, yang kemudian dapat dilakukan penanggulangan sector ekonomi dengan mobilisasi sumber daya secarah terorganisai, mobilitasi tenaga kerja dengan modal secara penuh, peningkatan knowledge dan pendidikan kewirausahaan.
    Kehidupan manusia sekarang sedang mengalami perubahan. Perubahan yang sedang mempengaruhi tidak terbatas pada suatu wilayah saja di Indonesia, tetapi menjangkau hamper semua tempat. Kehidupan berkembang dibawah pengaruh ilmu, teknologi, dan pemikiran rasional, sehingga dengan makin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan akan menjadi stabil dan tertib serta terkendali.
    Kehidupan di era globalisasi makin memperkuat industriasasi, komunikasi, informasi, dan modernisasi yang mengarah pada modernisasi dan meluasnya pos moderisme yang dapat memperluas sekularisasi, sekulrisme,materialism, hedonisme, dan bahkan etatisme yang sistematik dalam kehidupan umat manusia perubahan sosial budaya yang menyertai mobilitas sosial diseluruh strutur kehidupan masyarakat Indonesia yang terkait pula dengan interaksi kebudayaan luar yang makin ekspansif, telah melahirkan pergeseran-pergseran orientasi nilai dan norma serta system hidup masyarakat dan secara luas. Hal ini ikut melahirkan penyakit-penyakit sosial seperti kriminalitas, ornografi, penyalahgunaan minuman keras, narkotika dan obat-obatan berbahaya serta kerusakan akhlak.
sumber