Polisi Segera Panggil Dinkes Sampang

Polisi Segera Panggil Dinkes Sampang

Polisi Segera Panggil Dinkes Sampang

Polisi Segera Panggil Dinkes Sampang
Polisi Segera Panggil Dinkes Sampang

 

Robohnya atap bangunan Puskesmas Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang,

menjadi antensi khusus pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Sebab, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman telah memerintahkan Kasat Reskrim untuk membentuk tim khusus menanggani ambruknya atap Puskesmas tersebut.

“Saya sudah memerintahkan Reskrim untuk segera bergerak dan membuat tim khusus,” kata Kapolres Sampang, Rabu (23/1/2019).
Baca Juga:

Pantai Lon Malang Sampang Digelontor DAK Rp 1,6 Miliar
Saksi di Sampang Diduga Ditembak, Satunya Dibacok
Pemilu di Sampang Ricuh, Polda Jatim Tambah Pasukan
Edarkan 18 Kilogram Sabu, 5 Terdakwa Terancam Hukuman Mati
Jelang Pemilu, Ribuan Warga Sampang Belum Punya E-KTP

Budi menjelaskan, soal gedung baru Puskesmas Torjun yang ambruk, Kapolres akan

memanggil Semua Pihak termasuk rekanan, pengawas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Nah jika baru dibangun dan sudah roboh berarti ada hal-hal lain yang perlu dilakukan penyelidikan. Nanti kita panggil semua pihak termasuk penyedia barang,” jelasnya.

Sebelumnya, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Asrul Sani mengatakan, ambruknya bangunan baru puskesmas Torjun dimungkinkan oleh banyak faktor. “Udah dipanggil dan pihak rekanan berkomitmen untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dari awal atau sebelum roboh, Minggu (20/1/2019), proses pengerjaan

gedung baru Puskesmas Torjun senilai Rp 1,7 miliar yang dikerjakan CV Yala Indah Perkasa itu menuai masalah. Mulai dari pengerjaannya yang melebihi waktu hingga pelaksana diputus kontrak.

 

Baca Juga :