Pola Penulisan Al-Qur’an pada Masa Utsman bin Affan

Pola Penulisan Al-Qur’an pada Masa Utsman bin Affan

Pola Penulisan Al-Qur’an pada Masa Utsman bin Affan

Pola Penulisan Al-Qur’an pada Masa Utsman bin Affan
Pola Penulisan Al-Qur’an pada Masa Utsman bin Affan

 

Pola Penulisan Al-Qur’an pada Masa Utsman bin Affan dalam Mushaf Usmani, Terdapat beberapa pola penulisan al-Qur’an dalam mushaf Usmani, seperti dikukuhkan Ahmad Adil Kamal dalam ‘Ulum Al-Qur’an yang menyimpang dari kaidah bahasa Arab, yaitu:

a. Al-khadfu (الحَذْ فُ)

yaitu berupa pengurangan huruf seperti pengurangan huruf waw pada al-Qur’an surat al-Isra’ ayat 11 dan alif pada Al-Qur’an surat al-Maidah atat 41.

Baca Juga: doa sebelum belajar

b. Az-ziyadah ( الزِّيَادَةُ)

yaitu penambahan huruf seperti yang terjadi pada al-Qur’an surat al-Kahfi ayat 23 dan penambahan ya pada al-Qur’an surat ar-Rum ayat 8.

c. Al-Badlu (الْبَدْ لُ)

yaitu berupa penggantian suatu huruf dengan huruf lain, seperti mengganti alif dengan huruf waw pada al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 43 dan 276.

d. Al-washlu (الْوَصْلُ)

dan al-fashlu (الْفَصْلُ), yaitu meenggabungkan suatu lafal lain yang lazimnya dipisahkan, dan sebaliknya. Seperti menggabungkan lafal an (أَنْ) dengan lan (لَنْ) dalam al-Qur’an surat al-Qiyamah ayat 3 sengan surat al-Kahdi ayat 48.

e. Ma>fi>hi qira>ata>ni (مَافِيْهِ قِرَاتَانِ)

yaitu menyangkut ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki versi qiraat berbeda. Dalam hal ini, bila memungkinkan ditulis dalam bentuk tulisan yang sama maka pola penulisannya sama dalam setiap mushaf Usmani. Sebagai contoh dapat dilihat dalam surat al-Fatihah ayat 4 dan surat al-Baqarah ayat 9. Lafal (مَلِكِ) dapat dibaca ma>liki (مَا لِكِ) dan bisa pula dibaca maliki (مَلِكِ).

Lafal (يَخْدَعُوْنَ) dalam ayat diatas dapat dibaca yukha>di’u>na (يُوْخَادِعُوْنَ) dan bisa pula dibaca yakhda’u>na (يَخْدَعُوْنَ).