Penyuluhan Jajanan Sehat Penting Dilakukan

Penyuluhan Jajanan Sehat Penting Dilakukan

Penyuluhan Jajanan Sehat Penting Dilakukan

Penyuluhan Jajanan Sehat Penting Dilakukan
Penyuluhan Jajanan Sehat Penting Dilakukan

Penyuluhan keamanan pangan (jajanan) kepada murid penting dilakukan oleh pihak sekolah. Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya jajanan sekolah yang sehat, bersih dan aman bagi kesehatan.

Dengan penyuluhan dapat meminimalisir terjadinya keracunan makanan seperti yang sempat dialami oleh sejumlah siswa SMP di Kota Bekasi belum lama ini.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMKN 8 Kota Bekasi, Nis Warman mengatakan,

pencegahan dan himbauan mengenai jajanan sehat wajib dilakukan. Sebab, tak semua jajanan yang ada di sekolah tak bisa begitu saja dikonsumsi oleh siswa.

”Secepatnya kami akan membuat sosialisasi kepada siswa agar bisa memilih makanan-makanan yang laik dan pantas dikonsumsi,” ujar Nis, Selasa (20/8).

Meskipun SMKN 8 memiliki kantin sekolah, selama ini banyak siswa jajan di warung milik warga sekitar. Meskipun demikian, pihak sekolah tak melarangnya. Hanya menghimbau kepada pemilik warung agar menjual jajanan yang laik konsumsi.

”Kita himbau kepada warga sekitar yang berjualan di sekolah agar bisa mempertanggungjawabkan makanan yang laik kepada siswa kami,” tukasnya.

Upaya pencegahan terjadinya hal-hal yang diinginkan juga dilakukan oleh SMPN 21 Kota

Bekasi. Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana SMPN 21 Kota Bekasi, Sri Utari mengatakan, siswa dilarang untuk jajan di luar sekolah.

Selain itu, himbau siswanya untuk membawa bekal makanan dari rumah serta mencuci tangan sebelum makan. ”Himbauan-himbuan ringan tetapi terus diterapkan itu salah satu kuncinya agar siswa ingat terus dengan hal-hal seperti itu,” katanya.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMPN 34 Kota Bekasi, Kurnia Ningsih

mengatakan, setiap bulan sekolahnya bekerja sama puskesmas memberikan penyuluhan tentang bahaya makanan yang tak laik konsumsi.

”Pihak puskesmas juga sering melakukan survei makanan-makanan yang ada dikantin sekolah,” ujarnya.

Penyuluhan yang dilakukan selama ini cukup efektif. Siswa menjadi lebih berhati-hati saat membeli jajanan sekolah. Oleh karena itu, penyuluhan akan terus dilakukan kedepannya.

 

Baca Juga :