Penjelasan (Syarah Hdist)

Penjelasan (Syarah Hdist)

Penjelasan (Syarah Hdist)

Penjelasan (Syarah Hdist)

            Hadist di atas menjelaskan adab masuk kerumah orang lain. Nabi tidak mengizinkan seseorang masuk ke dalam rumah beliau sebelum mengucapkan salam dan minta izin atau permisi. Seorang sahabat yang bernama Rib’i bin Hirasi memberitahukan bahwa ada seorang laki-laki dari Bani Amir ingin bertemu dengan Rosululloh hanya minta izin atau permisi saja tidak memberi salam terlebih dahulu dengan ucapanya:”bolehkah saya masuk?”Nama seorang laki-laki Bani Amir di sini tidak disebutkan dalam ilmu hadist disebut isim mubham, tetapi yang jelas dia seorang sahabat, karena ia bertemu dan beriman kepada rosulullah SAW. rosululloh SAW memgajarkan melalui pembantuanya atau asisten untuk memberi pengajaran bagaimana sebenarnya dalam islam etika masuk ke rumah orang lain yaitu dengan memberi salam, kepada penghuninya dan minta izin.

Metode penyampaian Hadist di atas dalam konteks pendidikkan adalah metode asistensi, artinya  pengajaran masuk kerumah orang lain diberikan oleh asisten Nabi yakni pembantunya tidak langsung oleh Nabi sendiri. Nabi mengajarkan kepada asistennya dan asisten mengajarkan kepada tamu yang ingin bertemu Rasulullah agar mengucapkan: “Assalamu’alaikum (dan permisi) bolehkah saya masuk?” setelah itu baru dizinkan masuk. Demikian kebijakan seorang guru yakni Rasulullah ketika melihat seorang sahabat

Pendidikan yang dipetik dari hadist ini ialah, (a) adab masuk rumah orang lain mengucapkan salam dan minta izin, (b) mengajarkan adab masuk ke rumah orang lain bagi tamu yang belum paham tentang adab dalam Islam baik secara langsung maupun tidak langsung, (c) metode pengajaran asistensi sedangkan asisten mengajarkan muridnya dengan metode demonstrasi dan eksperimen.

  1. Metode Tanya Jawab

Metode tanya jawab merupakan salah satu cara penyampaian pelajaran kepada siswa dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa apabila ada petanyaan dari guru atau sebaliknya. Metode tanya jawab dapat pula diartikan sebagai format interaksi antara guru-siswa melalui kegiatan bertanya yang dilakukan oleh guru untuk mendapatkan respon lisan dari siswa sehingga dapat menumbuhkan pengetahuan guru pada diri siswa.

Dalam koteks ini kita dapat merujuk pada hadist Rasulullah SAW yang artinya, Dari Umar bin-Khathab r.a berkata: pada suatu hari ketika kami ada disamping Rasul datanglah seorang laki-laki  yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak diketahui dari arah mana dia datang dan tidak ada yang mengenalnya diantara kami seorang pun, sehingga dia duduk mendekati nabi dan menyandarkan kedua lututnya pada ke dua lutut Nabi dan meletakkan ke dua telapak tangannya keatas kedua pahanya. Lalu berkat: “hai Muhammad beritakan padaku tentang islam”. Lalu Rasul bersabda: “Islam itu, kamu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bawasanya Muhamad itu utusan Allah, dan kamu menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa ramadhan dan pergi haji ke baitullah jika kamu mampu.” Lalu orang itu berkata “kamu benar”. Umar berkata: “kami heran, dia bertanya dan dia membenarkanya”. Lalu dia berkata lagi “beritakan padaku tentang iman”. Lalu Nabi bersabda: “kamu percaya pada Allah para malaikatnya, kitab-kitabnya, Rasul-rasulnya, hari akhir dan kamu percaya pada takdir baik dan buruknya”. Lalu orang itu berkata: “kamu benar”. Kemudian dia berkata lagi, “beritakan padaku tentang ihsan”. Lalu Rasul bersabda: “kamu menyembah Allah seakan akan kamu melihatnya, dan jika kamu tidak dapat melihatnaya maka sesungguhnya Allah melihat kamu”. Orang itu berkata lagi: “beritakan padaku tentang hari kiamat”. Nabi bersabda “tidaklah orang yang ditanya tentang kiamat lebih tahu dari pada yang ditanya”. Lalu dia berkata lagi: “Beritakan padaku tentang tanda-tanda hari kiamat itu”. Lalu Nabi bersabda diantara tanda-tandanya jika telah muncul budak yang melahirkan anak majikanya, dan kamu melihat orang yang berjalan (nyeker), telanjang, dan makin berlomba-lomba membangun berbagai bangunan”. Kemudian pergilah orang tersebut, maka diamlah aku beberapa waktu. Kemudian Nabi bersabda kepadaku:”Hai Umar apakah kamu tahu siapa yang bertanya itu ?” Saya menjawab hanya Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui”. Nabi bersabda:”Sesungguhnya dia adalah Malaikat jibril datang kepadamu untuk mengajarkan kamu tentang agama kamu”. (H.R Muslim).

sumber :
https://astalift.co.id/seva-mobil-bekas/