Pengertian,Teori Dan Fungsi Kebudayaan

Pengertian,Teori Dan Fungsi Kebudayaan

  1. Pengertian dan teori Kebudayaan

Kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta Buddhayah yang merupakan  bentuk jamak kata “buddhi” yang  berarti budi dan akal. Kebudayaan diadakan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan budi dan akal.[1] Adapun istilah Culture yang merupakan istilah bahasa asing yang sama artinya dengan kebudayaan, berasal dari bahasa Latin colere Artinya mengolah atau mengerjakan, yaitu mengolah tanah bertani. Dari asal arti tersebut yaitu colere  kemudian culture diartikan  sebagai  daya dan kegiatan manusia untuk mengubah dan mengolah alam. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

Budaya merupakan salah satu unsur dasar dalam kehidupan social. Budaya mempunyai peranan penting dalam membentuk pola berpikir dan pola pergaulan dalam masyarakat, yang berarti juga membentuk kepribadian dan pola piker masyarakat tertentu. Budaya mencakup perbuatan atau aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh suatu individu maupun masyarakat, pola berpikir mereka, kepercayaan, dan ideology yang mereka anut.

Adapun beberapa ahli merumuskan kebudayaan antara lain :

  1. E.BTylor (1871)

Menurut E.B Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

  1. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Menurut tokoh ini, kebudayaan sebagai suatu hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

1)     Karya masyarakat menghasilkan  teknologi  dan  kebudayaan kebedaan atau masyarakat.

2)     Rasa meliputi jiwa manusia mewujudkan segala kaidah dan nilai – nilai sosial yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti yang kuat,didalamnya termasuk agama ideology kebatinan,  kesenian, dan semua unsur yang merupakan hasilekspresi jiwa manusia yang hidup sebagai anggota masyarakat.

3)     Cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berfikir orang-orang yang hidup bermasyarakat yang antara lain menghasilkanfilsafat serta ilmu pengetahuan cipta bisa terwujud murni, maupun   yang telah disusun  untuk berlangsung  diamalkan  dalam  kehidupanmasyarakat.

POS-POS TERBARU