Pengertian Puasa

Pengertian Puasa

Pengertian Puasa

Pengertian Puasa

Shaum ( puasa) berasal dari kat bahasa arab yaitu

shama Yashumu Syiam, yang bermakana menahan atau disebut juga imsak. Menahan diri dari segala apa yang membatalkan puasa. Dan menahan diri darisegala sesuatu,” seperti makan, minum, nafsu, menahan berbicara yang tidak bermanfaat dan sebagainya”.[1]

Dandapun menurut istilah yaitu” menahan diri dari sesuatu yang membatalkanya, uatu hari lamanya, mulai dri terbit fajar sampai terbenam matahari dengan niat dan beberapa syarat”.

Adapun firman Allah dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 18 yaitu: Artinya: “ makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dan benang hitam, yaitu fajar.” Al-Baqarah: 187).

Adapun macam-macam puasa ada empat yaitu:

1.Puasa wajib

2.Puasa sunat

  1. Puasa makruh
  2. Puasa haram

Adapun puasa dlam pengrtian terminologi ( istilah) adalah menahan diri dari makan, minum dan semua perkara yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, dengan syarat-syarat tertentu.

  1. Dasar hukum puasa

Dasar hukum puasa disyariatkanya ibadah puasa adalah berdasarkan Al-Quran, hadits dan ijma’ ulama. Dasar hukum dari AL-Quran. Sebagaimana terdapat dalm Al-Quran suroh Al-Baqarah ayat 183:

$yg•ƒr’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä |=ÏGä. ãNà6ø‹n=tæãP$u‹Å_Á9$# $yJx. |=ÏGä. ’n?tã šúïÏ%©!$# `ÏB öNà6Î=ö7s%öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇÊÑÌÈ

Artinya:  Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Sedangkan dalam Hadits yang artinya:

            “ dari Ibnu Umar Radiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Saw bersabda:islam ditegakkan diatas liam perkara, bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, puasa pada bulan Ramadhan, dan naik haji ke baitullah bagi orang yang mampu.” ( H.R. Bukhori / Muslim)


Baca Juga :