Pengertian perkembangan

Pengertian perkembangan

pengertian perkembangan yaitu Perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal,Proses transmisi dari konstitusi fisik yang herediter/turun-temurun dalam bentuk proses aktif secara berkesinambungan.

Pengertian perkembangan menunjuk pada suatu proses kearah yang lebih sempurna dan tidak begitu saat saja dapat diulang kembali. Perkembangan menunjuk pada perubahan yang bersifat tetap dan tidak dapat diputar kembali (warner, 1969).

Perkembangan merupakan suatu perubahan, dan perubahan ini tidak bersifat kuantitatif, melainkan kualitatif. Perkembangan tidak ditekankan pada segi material. Melainkan pada segi fungsional.

Pengertian lain dari perkembangan adalah perubahan-perubahan yang dialami oleh individu atau organisme menuju tingkat kedewasaannya atau kematangannya (maturation) yang berlangsung secara sistematis, progresif dana berkesinambungan, baik menyangkut fisik (jasmaniah) maupun psikis (rohaniah). Yusuf (2001:15).

Dalam penjelasan mengenai teori perkembangan terdapat perbedaan di dalam memahami apa yang termasuk dalam perkembangan dan mengenai cara perkembangan berlangsung. Namun terdapat beberapa prinsip umum yang didukung hampir semua ahli, yaitu :

  1. Manusia berkembang dalam tingkat yang berbeda

Dalam kelas anda akan memiliki seluruh benangan contoh mengenai tingkat perkembangan yang berbeda. Beberapa siswa akan lebih besar, terkoordinasi lebih baik, atau lebih dewasa dibannding dengan yabg lainnya.

  1. Perkembangan relatif runtut

Orang cenderung mengembangkan kemampuan tertantu sebelum kemampuan yang lain.

  1. Perkembangan berjalan secara gradual

Sangat jarang perubahan terjadi setiap hari. Jadi di dalam perkembangan manusia membutuhkan waktu, dan perkembangan itu berjalan relatif sangat lambat dan tidak setiap hari berlangsung.

  1. Teori-teori perkembangan

Suatu teori akan memperoleh arti yang penting bila ia lebih banyak dapat melukiskan, menerangkan, dan meramalkan gejala yang ada. Menurut Buhler (1893-1974) mengatakan bahwa ada lima tingkat perkembangan psikis seseorang yaitu:

  1. Permulaan
  2. Penanjakan
  3. Puncak masa hidup
  4. Penurunan
  5. Akhir kehidupan

Beberapa teori yang berhubungan dengan perkembangan adalah:

  1. Teori  yang berorientasi biologis (Nativisme)

Tokoh utamanya adalah Shopenhauer. Teori ini mengemukakan bahwa anak lahir telah dilengkapi pembawaan bakat alami (kodrat). Dan pembawaan inilah yang akan menentukan wujud kepribadian seorang anak. Pengaruh lain dari luar tidak akan mampu mengubah pembawaan anak. Dengan demikan maka pendidikan bagi anak akan sia-sia, dan tidak perlu lagi dihiraukan.

Aliran nativisme berasal dari kata natus (lahir); nativis (pembawaan) yang ajarannya memandang manusia (anak manusia) sejak lahir telah membawa sesuatu kekuatan yang disebut potensi (dasar). Aliran nativisme ini, bertolak dari leibnitzian tradition yang menekankan kemampuan dalam diri anak, sehingga faktor lingkungan, termasuk faktor pendidikan, kurang berpengaruh terhadap perkembangan anak dalam proses pembelajaran. Dengan kata lain bahwa aliran nativisme berpandangan segala sesuatunya ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir, jadi perkembangan individu itu semata-mata dimungkinkan dan ditentukan oleh dasar turunan, misalnya ; kalau ayahnya pintar, maka kemungkinan besar anaknya juga pintar.

sumber :

https://www.prayasone.org/speech-to-text-translator-apk/