Pengertian Ilmu Sosial Dasar

Pengertian Ilmu Sosial Dasar

            Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di Perguruan Tinggi. Pengembangan Ilmu Sosial Dasar ini sejalan dengan realisasi pengembangan ide dan pembaruan sistem pendidikan yang bersifat dinamis dan inovatif. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah Ilmu sosial dipergunakan dalam pendekatan, sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk mencari pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.[1]

            Ilmu Sosial Dasar memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial kepada para mahasiswa, yang diharapkan akan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan masyarakat. Dengan pengetahuan yang didapat melalui ISD, para mahasiswa diharapkan akan mampumengorientasikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat. Setelah mengorientasikan diri secara maantap, paling tidak ia harus mampu mengetaahui ke arah mana pemecahan jalan keluar suatu masalah itu harus ditempuh. Masalah-masalah sosial yang berkembang sedemikian kompleks, baik yang bersifat lokal, regional, nasional maupun internasional seperti pengangguran, urbanisasi, penyelundupan, dan kriminalitas, kenakalan remaja, dan penyalahgunaan narkotika.

            Akan tetapi dengan dilaksanakannya ISD sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) disetiap perguruan tinggi negeri khususnya, tidak berarti pengantar-pengartar ilmu sosial harus hilang dari kurikulum perguruan tinggi. Pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial haus dipertahankan, sebab ia mempunyai misi memberikan pengetahuan teoritis ilmiah pada ilmu tertentu yag bersifat subject-oriented.

            Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu dan ilmu-ilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat perbedaan yang prinsipil sepanjang yang menyangkut konsep-konsep dasar atau pengetahuan dasar  ilmu-ilmu sosial. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya saja, di mana ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep-konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang terintegritas. Dilain pihak, pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara subject oriented dalam rangka pendalaman ilmu-ilmu sosial itu secara teoritis, yang menyangkut ruang lingkup, metode dan sistematikanya.

  1.   Latar belakang Ilmu Sosial Dasar Budaya

            Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan dipeguruan tinggi oleh sejumlah cendikiawan terutama sarjana pendidikan, sosial dan kebudayaan. Mereka menganggap sistem pendidikan yang tengah berlangsung saat ini, berbau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintahan Belanda, yaitu kelanjutan dari ”politik balas budi” (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Devender, bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga trampil untuk menjadi “tukang-tukang” yang mengisi birokrasi mereka dibidang administrasi, pedagang, teknik, dan keahlian lain dalam tujuan eksploitasi kkayaan negara.

sumber :

https://solopellico3p.com/beli-mobil-bekas/