Pengertian  Hadits

Pengertian  Hadits

Pengertian  Hadits

Pengertian  Hadits

Kata haditst telah menjadi salah satu kosa kata  bahasa indonesia.[1] Haditst adalah kata yang berasal dari bahasa Arab ; yaitu Al-Hadits , jama`nya Al-hadits, Al hisan dan Al hudsan; dan memiliki banyak arti diantaranya, adalah al-jadid (yang baru) lawan dari al-qadim (yang lama) dan Al-khabar (Kabar atau berita).[2]

Kata hadits dalam Al-quran digunakan sebanyak dua puluh tiga kali, yang secara garis besar dapat dicontohkan dalam empat macam antar Lain:

  1. Berarti pesan atau perkataan (Al-quran).
  2. Berarti cerita mengenaii masalah duniawi
  3. Berarti cerita Historis
  4. Berarti cerita atau perbincangan yang masih hangat.[3]

Dengan Demikian, Menurut ulama` Hadits, esensi hadits adalah segala berita yang berkenaan dengan sabda, perbuatan, taqrir, dan hal ikhwal Nabi Muhammad SAW., yang dimaksud ikhwal adalah segala sifat dan keadaan pribadi Nabi SAW.[4]

Disini hadits terdapat banyak macam dari segi sifat dan bentuknya berdasarkan kuantitas Rawi  yaitu :

  1. Hadits Qudsi

Hadits Qudsi secara bahasa berasal dari kata qadusa, yaqdusu, qudsan, artinya suci atau bersih. Jadi, hadits qudsi secara bahasa adalah hadits yang suci.[5]

Dalam pengertian etimologi dan terminologi hadits qudsi didenifisikan sebagai berikut:

الحديث القدسي لغة : القدسي اى الطهر اصطلاحا: هو ما نقل الينا عن النبى صلى الله عليه وسلم مع اسنا ده اياه الى ربه عز ووجل.

Secara bahasa, kata “qudsi”  berarti suci, sedangkan menurut istilah hadits qudsi adalah hadits yang disandarkan kepada Rasulullah dan disandarkan kepada Allah. Hadits jenis ini juga disebut dengan istilah hadits ilahi atau hadits rabbani, karena disandarkan kepada Allah.[6]

sumber :

POS-POS TERBARU