Pengertian Gejag

Pengertian Gejag

            Gejag berasal dari kata zaggen yang berarti “berkata” siapa yang perkataanya mempunyai kekuatan mengikat terhadap orang lain, berarti mempunyai kewibawaan atau gejag terhadap orang lain, jadi kewibawaan (gejag) adalah suatu daya mempengaruhi yang terhadap pada seseorang secara sadar dan sukarela akan menjadi tunduk dan patuh kepadanya.

  1. Orang tua (Ayah dan Ibu)

  2. Kewibawaan Pendidik

            Dengan kewibawaan ini orang tua bertujuan memelihara keselamatan anak-anaknya agar mereka dapat hidup terus dan selanjutnya berkembang jasmani dan rohaninya manjadi manusia dewasa. Adapun nasihat-nasihat yang diminta atau yang diterimanya dari orang tua meskipun orang yang meminta atau yang menerima nasihat itu sudah dewasa, itu baik juga dan banyak juga yang dituruti, tetapi hal itu hendaknya timbul dari hati yang tulus ikhlas tidak karena suatu keharusan.

  1. Kewibawaan Keluarga

            Orang tua merupakan kepala dari suatu keluarga, tiap-tiap keluarga merupakan “masyarakat kecil” yang sudah tentu dalam masyarakat itu harus ada peraturan-peraturan yang harus dipatuhi dan dijalankan. Tiap-tiap anggota keluarga harus patuh terhadap peraturan-peraturan yang berlaku dalam keluarga itu. Dengan demikian orang tua sebagai kepala keluarga dan dalam hubungan kekeluargaan itu mempunyai wibawa terhadap anggota-anggota keluarga.

Wibawa keluaraga itu bertujuan untuk pemeliharaan dan keselamatan keluarga itu soal dewasa atau belum itu bukan soal penting lagi.

baca juga :

POS-POS TERBARU