Pangkas Birokrasi, Menristekdikti Cabut 40 Peraturan Menteri

Pangkas Birokrasi, Menristekdikti Cabut 40 Peraturan Menteri

Pangkas Birokrasi, Menristekdikti Cabut 40 Peraturan Menteri

Pangkas Birokrasi, Menristekdikti Cabut 40 Peraturan Menteri
Pangkas Birokrasi, Menristekdikti Cabut 40 Peraturan Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan adanya penyederhanaan birokrasi di semua

lini. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan semakin efektif dan tidak berbelit-belit.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan, koordinasi antarlembaga selama ini menjadi permasalahan serius dalam pengembangan inovasi. Hal ini salah satunya karena adanya ego sektoral antarlembaga.

Karena itu, jalan satu-satunya yang harus dilakukan yaitu memangkas peraturan-peraturan

yang dinilai menghambat birokrasi pemerintahan. Selama hampir lima tahun terakhir, Nasir mengaku telah mencabut sekitar 40 peraturan menteri (permen) yang dinilai tidak relevan.

Baca Juga:

Kemenag Revisi Pelajaran Khilafah, Gerindra Ingatkan Jangan Gaduh
Kemenag Geser Materi Khilafah dari Mata Pelajaran Fikih ke Sejarah

“Ini banyak peraturan yang hanya mempersulit orang,” ujarnya di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Dia mencontohkan, proses pengurusan program studi (prodi) baru di sebuah lembaga

perguruan tinggi. Dulunya, waktu yang dibutuhkan bisa mencapai antara 2-3 bulan. “S

aya punya pengalaman di Undip dulu tiga tahun enggak selesai. Ini harus bongkar ini. Caranya ya (menggunakan sistem) online,” katanya.

 

Baca Juga :