Memproduksi Daya atau Tenaga Kerja

Memproduksi Daya atau Tenaga Kerja

Dalam sistem beternak, hewan yang lebih besar berfungsi sebagai peralatan pertanian, menyediakan tenaga traksi untuk produksi transportasi dan tanaman (Powell et al., 1998). Ternak dipelihara oleh masyarakat Indonesia  secara turun temurun. Pada masyarakat pulau Jawa, ternak yang lebih besar digunakan sebagai hewan yang digunakan tenaganya untuk mengolah sawah sejak dulu kala.  Sebelum ada traktor, ternak sapi dan kerbau memiliki fungsi amat besar dalam produksi padi.   Meskipun ada mekanisasi pertanian menggunakan traktor, penggunaan sapi dan kerbau masih diperlukan untuk sawah dengan terasering yang berundak-undak. Pemanfaatan ternak sebagai alat transportasi diperkirakan berkaitan dengan pengangkutan hasil-hasil pertanian seorang petani.

e. Menjabat sebagai Instrumen Keuangan (Tabungan Berjangka)

Masyarakat golongan miskin biasanya tidak memiliki akses ke pasar keuangan standar, termasuk bank. Ternak menawarkan alternatif untuk menyimpan tabungan mereka atau modal yang terakumulasi sebagai “rekening tabungan hidup”, meskipun tanpa risiko, perlindungan nilai terhadap inflasi cukup kuat (Moll, 2005). Selain itu, mereka dapat dijual dan diubah menjadi uang tunai yang diperlukan dan begitu juga menyediakan alat likuiditas dan smoothing konsumsi. Demikian pula, ternak menjaga dianggap alternative sebagai bentuk asuransi, menyediakan kesejahteraan keluarga dengan aset yang dapat dijual pada saat krisis (Hoddinott, 2006). Di beberapa desa, ternak digunakan untuk alat menabung. Peternak maupun non peternak yang memiliki ternak menyimpan uangnya dengan membeli ternak yang baru, lalu menjualnya jika sedang membutuhkan uangnya.

Sumber:

https://areaponsel.com/twitter-umumkan-percobaan-280-karakter/