Masalah Pendidikan Di Indonesia Dan Solusinya

Masalah Pendidikan Di Indonesia Dan Solusinya

Masalah Pendidikan Di Indonesia Dan Solusinya

Masalah Pendidikan Di Indonesia Dan Solusinya
Masalah Pendidikan Di Indonesia Dan Solusinya

Mengapa mutu pendidikan kita rendah?

Hal-hal yang memengaruhi rendahnya tingkat pendidikan di negara Indonesia, antara lain mencakup hal-hal berikut ini.

1) Kurangnya kesadaran penduduk akan pentingnya pendidikan, sehingga mereka tidak perlu sekolah terlalu tinggi (khususnya untuk anak perempuan).

2) Rendahnya penerimaan pendapatan perkapita, sehingga orang renta tidak bisa menyekolahkan anaknya lebih lanjut atau bahkan tidak disekolahkan sama sekali.

3) Kurang memadainya sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di pedesaan dan daerah-daerah terpencil.

4) Keterbatasan anggaran dan kemampuan pemerintah dalam mengusahakan agenda pendidikan yang terjangkau masyarakat. (https://blog.fe-saburai.ac.id/pengertian-seni-rupa-murni-jenis-gambar-dan-10-contohnya/)

Dampak rendahnya tingkat pendidikan penduduk

Rendahnya tingkat pendidikan penduduk akan berdampak pada kemampuan penduduk tersebut dalam memahami dan menghadapi kemajuan zaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Penduduk yang berpendidikan tinggi akan lebih gampang memahami dan mengikuti keadaan dalam menghadapi perkembangan zaman, sehingga mereka akan lebih produktif dan inovatif.

Solusi Upaya Penanggulangan rendahnya tingkat pendidikan

Untuk menyikapi hal-hal tersebut, pemerintah telah mengambil beberapa upaya dalam memperluas dan meratakan kesempatan memperoleh pendidikan, diantaranya dengan jalan berikut ini.

a) Menggalakkan agenda wajib berguru 9 tahun.

b) Mendorong kesadaran masyarakat yang bisa atau badanbadan perjuangan untuk menjadi orang renta asuh bagi belum dewasa kurang mampu.

c) Menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi, khususnya bagi siswa berprestasi yang kurang mampu.

d) Membuka jalur-jalur pendidikan alternatif atau nonformal (seperti kursus-kursus keterampilan) sehingga sanggup memperkaya kemampuan atau kualitas seseorang.

e) Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana berguru mengajar sampai ke pelosok daerah.

Pengembangan sistem pendidikan nasional ketika ini telah dipertegas dalam Undang-Undang No 2 Tahun 1989, sehingga diperlukan bisa mempertegas arah pembangunan yang dilakukan pemerintah dalam upaya mencerdaskan bangsa.