Live Transcribe Google permudah penyandang gangguan pendengaran

Live Transcribe Google permudah penyandang gangguan pendengaran

Live Transcribe Google permudah penyandang gangguan pendengaran

Raksasa internet Google sedang mengembangkan teknologi pengenal suara yang dapat mengubah suara menjadi teks, Live Transcribe, untuk pengguna ponsel yang memiliki gangguan pendengaran.

Live Transcribe mirip dengan fitur speech-to-text, dari suara ke teks, namun, dilengkapi

dengan kemampuan audio yang dapat mereduksi kebisingan (noise) di lingkungan sekitar.

Live Transcribe akan memunculkan teks sesuai dengan apa yang dikatakan pembicara, dalam waktu yang aktual atau bersamaan dengan saat berbicara.

Tampilan aplikasi Live Transcribe sangat sederhana, hanya berupa layar besar untuk menampilkan teks dan titik berwarna biru untuk menunjukkan proporsi audio suara yang berbicara dengan tingkat kebisingan di sekitar.

Volume suara akan ditunjukkan melalui lingkaran berwarna biru muda, sementara suara

bising berwarna biru tua. Live Transcribe juga menyediakan kolom untuk mengetik.

Aplikasi terpisah Live Transcribe saat ini masih dalam versi beta, cara kerjanya, setelah memasang aplikasi tersebut di ponsel, pengguna cukup berbicara seperti biasa dan ponsel akan memuat transkripsi apa yang dibicarakan.

Manajer Produk Riset Kecerdasan Buatan Google, Sagar Savla, menjelaskan untuk

menggunakan aplikasi ini, pengguna harus tersambung ke internet karena Live Transcribe membutuhkan koneksi ke pusat data Google untuk mengenali suara ke teks.

“Kami tidak merekam pembicaraan satu pun,” kata Sagar, dalam sambungan video kepada media di Jakarta, Selasa.

 

sumber :

https://merkterbaik.com/seva-mobil-bekas/