KPAI Sebut Sistem PPDB Zonasi Perlu Disiasati Bikin Sekolah Baru

KPAI Sebut Sistem PPDB Zonasi Perlu Disiasati Bikin Sekolah Baru

KPAI Sebut Sistem PPDB Zonasi Perlu Disiasati Bikin Sekolah Baru

KPAI Sebut Sistem PPDB Zonasi Perlu Disiasati Bikin Sekolah Baru
KPAI Sebut Sistem PPDB Zonasi Perlu Disiasati Bikin Sekolah Baru

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat sebanyak 95 pengaduan dari sejumlah elemen masyarakat terkait masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 dengan sistem zonasi. Dari jumlah pengaduan tersebut, mayoritas menyayangkan sistem zonasi, karena jumlah sekolah belum merata penyebarannya. Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti mengatakan lembaga pendidikan yang paling minim jumlah sekolah negerinya adalah pada jenjang SMA. “Misalnya, di kota Bogor ada 260 SDN, tetapi hanya ada 20 SMPN dan 10 SMAN. Di kabupaten Jember, ada tiga kecamatan tidak ada SMAN,” ucapnya saat di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019). Retno menjelaskan, terdapat beberapa kabupaten/kota yang wilayah kecamatannya tidak memiliki sekolah negeri. Seperti kecamatan Poris Kota Tangerang, kecamatan Bangsalsari Jember, kecamatan Beji Kota Depok, kecamatan Cipondoh Kota Tangerang,

kecamatan Pagedangan Tangerang, kecamatan Kudu dan Ngusikan Jombang, Kota

Malang dan Tangerang Selatan. Oleh karena itu, KPAI mendorong Kemendikbud mendirikan sekolah-seko|ah negeri baru di berbagai daerah dari hasil pemetaan zonasi saat ini. Pembangunan tersebut, kata dia, dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBD. “Setelah kebijakan zonasi PPDB diterapkan, banyak daerah baru menyadari bahwa di wilayahnya sekolah negeri tidak menyebar merata dan ada ketimpangan jumlah sekolah di semua jenjang sekolah. SMP dan SMA negeri yang minim jumlahnya jika dibandingkan SD negeri,” terangnya. Kemudian, KPAI pun menyampaikan apresiasi kepada beberapa kepala daerah yang dalam tiga tahun sistem zonasi ini telah berupaya menambah jumlah sekolah negeri. “Di antaranya adalah Pemerintah provinsi

Kalimantan Barat yang membangun 1 SMAN di kota Pontianak yaitu SMAN 11, dan

Pemerintah Kota Bekasi yang membangun tujuh SMPN baru. Yaitu SMPN 50, 51, 52, 53, 54, 55, dan 56,” tuturnya. Baca juga: KPAI Terima 95 Pengaduan Zonasi PPDB Usai Bentuk Tim Pengawasan PPDB Online SMA Jateng 2019: Pendaftaran Zonasi Ditutup Hari Ini PPDB Sleman Ricuh Ratusan Orang Tua Datangi Disdik Hingga Malam Baca juga artikel terkait PPDB atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan (tirto.id – Pendidikan) Reporter: Riyan Setiawan Penulis: Riyan Setiawan Editor: Alexander Haryanto “Di kabupaten Jember, ada tiga kecamatan tidak ada SMAN,

” kata KPAI. #PPDB Populer Yang Luput dari Adu Komentar Anies – Tjahjo soal

Kunker Luar Negeri 1 Kalah 0-3 dalam Kasus Karhutla, Jokowi Sebaiknya Patuhi Putusan MA 2 Betapa Brutalnya Pilpres di Kenya 3 Tanpa El Chapo, Kartel Sinaloa Masih Punya Ismael ‘El Mayo’ Zambada 4 Ramai Soal Bus Transjakarta Mangkrak Era BTP, Nasibnya Sekarang? 5 Menilik Perang Pendanaan Go-Jek dan Grab 6 Hari Anak Nasional: Gembiralah Anak-Anak Indonesia 7 Es Krim dalam Mitos dan Fakta 8 Mengapa Danau Toba Termasuk Destinasi

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21233/fungsi-sitoplasma