Klasifikasi Hama Hutan

Klasifikasi Hama Hutan

Klasifikasi Hama Hutan

Hutan hujan tropis dan subtropis memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan berbeda satu sama lainnya, yang artinya memiliki vegetasi tegakan hutan yang banyak.

Dalam suatu kawasan hutan yang keanekaragaman hayatinya terjadi kerusakan seperti adanya daun yang berwarna kuning pada tegakan hutan, adanya lubang di batang tegakan hutan dan lain sebagainya dapat diakibatkan oleh pengaruh abiotik (iklim, air, tanah dan lain-lain) dan biotik (berbagai jenis hama).

Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang pengaruh oleh jenis hama. Dimana artikel ini kita akan mengenal seperti apa sih klasifikasi hama hutan tersebut, Baiklah mari kita berdiskusi.

Hama Hutan

Menurut Hadi dan Mahfudz (2012) mengatakan bahwa hama hutan  adalah suatu atau semua organisme hidup yang tergolong pada jenis serangga atau satwa yang dapat menimbulkan kerusakan pada biji, bibit, tanaman muda dan tua yang terganggu sehingga dapat mengakibatkan tanaman mati.

Dalam jumlah hama yang paling besar terdapat di jenis serangga, memiliki ciri-ciri sebagai berikut (Hadi dan Mahfudz, 2012) :

  1. Terdiri dari tida bagian besar tubuhnya, yaitu (1) bagian kelapa/cabut, teridiri dari 6 ruas (segmen), (2) bagian leher/thorax, terdiri dari 3 ruas (segmen), dan (3) bagian perut/ebdomen, terdiri dari 11 ruas (segmen).
  2. Mempunyai satu pasang antenna di bagian kepala.
  3. Mempunyai tiga pasang kaki yang tumbuh pada thorax, beberapa serangga tidak berkaki dan beberapa larva mempunyai kaki palsu yang tumbuh pada ruas abdomen.
  4. Mempunyai satu atau dua pasang sayap pada bagain thorax yang tumbuh pada ruas thorax kedua dari ketiga
  5. Mengalami metamorphose.

Selain hama serangga, ada juga hama berupa antara lain ; tungau, bekicot, hewan ternak dan satwa liar (seperti burung, kalong, tikus, rusa, kancil, babi hutan, tupai, gajah, dan lain-lain).

Klasifikasi Hama Hutan

Adapun klasifikasi hama hutan berdasarkan bagian pohon yang diserang sebagai berikut (Hadi dan Mahfudz, 2012) :

1. Hama Akar dan Leher Akar

Hama yang yang menyerang akar tumbuhan yaitu larva Scarabaeideae yang secara umu dikenal dengan nama embug, gayas, uret, dan rayap subtteran yang menyerang anakan persemaian atau tingkat pancang di dalam suatu kawasan. Hama ini menyebabkan perubahan warna daun, akar atau leher akar putus, dan kulit akar di daerah leher terkelupas.

2. Hama Penggerek Kulit dan Kayu

Jenis hama ini yaitu Xyleborus destruens pada batang jati yang menyerang bagian kulit pohon yang menimbulkan gejala (1) terjadi perubahan pada permukaan kulit menjadi kuning, kemerahan, dan coklat, (2) perubahan warna serbuk gerek dengan getah dan lendir, dan (3) liang-liang gerek yang bercabang-cabang.

3. Hama Penggerek Pucuk

Adapun jenis hama ini yaitu, Dioryctria rubell dan Hypsipla robusta yang menyerang pucuk pada pohon tingkat pancang dan tiang yang menimbulkan kerusakan yang cukup berarti seperti, kematian pucuk dan tumbuhnya tunas-tunas samping.