KAJIAN ONTOLOGIS FILSAFAT PANCASILA

KAJIAN ONTOLOGIS FILSAFAT PANCASILA

KAJIAN ONTOLOGIS FILSAFAT PANCASILA

KAJIAN ONTOLOGIS FILSAFAT PANCASILA

Seperti yang dikemukakan oleh

Notonagoro bahwa filsafat pancasila secara kajian ontologis dimaksudkan sebagai cara untuk mengetahui hakikat dasar sila-sila yang terkandung di dalam pancasila. Pada sisi lain, Notonagoro juga menyebut bahwa hakekat dasr ontologis pancasila adalah manusia, hal itu dikarenakan manusia merupakan subjek hukum pokok dari sila-sila pancasila.

Kaelan menjelaskan lebih lanjut bahwa berketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan yang adil dan beradab, berkesatuan Indonesia, berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia pada hakekatnya adalah manusia.

Oleh karena itu secara Ontologis hakekat dasar dari keberadaan sila-sila pancasila adalah manusia. Notonagoto lebih lanjut menyebutkan bahwa manusia sebagai pendukung pokok sila-sila pancasila memiliki hak-hak muthlak.

Hal-hak muthlak tersebut terdiri atas susunan kodrat, jiwa dan raga, jasmani dan rohani serta sebagai makhluk individu dan sosial serta kedudukan kodrat sebagai makhluk pribadi dan makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

Hal ini berarti bahwa dalam setiap penyelenggaraan negara harus dijabarkan dan memiliki sumber pada nilai pancasila, seperti bentuk negara, sifat negara, tujuan negara, tugas negara dan kewajiban negara, warga negara, sistem hukum negara, moral negara serta aspek penyelenggara lainnya.


Sumber: https://mammoth.co.id/football-game-apk/