Jenis-Jenis Sumber Daya

Jenis-Jenis Sumber Daya

Jenis-Jenis Sumber Daya

Jenis-Jenis Sumber Daya
Jenis-Jenis Sumber Daya

Sumber daya alam

sering disebut sumber alam, yang tersedia bagi kebutuhan manusia bisa dikelompokkan menjadi dua. Pertama, sumber daya organis, renewable resourches atau hayati, meliputi; hutan, perumputan alami, hewan liar, ikan dan isi lautan lainnya. Sumber organis ini bisa diperbarui. Kedua, sumber daya anorganis, anrenewable resourches atau nir-hayati, yang meliputi; air, udara, laut, matahari, iklim, letak geografis, bahan bakar dari tambang, aneka logam dan batu untuk bangunan. Sumber alam anorganis tidak bisa diperbaharui.
Perlu dipahami bahwa tanah sebagai sumber daya lama terdiri dari komponen-komponen hayati dan non hayati. Keberadaan tanah disadari sangan penting bagi kehidupan manusia. sehingga aktivitas budidaya manusia yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, perindustrian, pertambangan, dan sebagainya erat hubungannya dengan sumber alam dalam rangka memanfaatkannya.
Di samping itu pula terdapat sumber daya terpendam (Latent resourches) dalam arti jenis yang tidak kelihatan. Jenis “latent resourches” ini baru dimanfaatkan oleh manusia setelah mencapai taraf peradaban tertentu. Keberadaan yang tersembunyi, atau sudah nampak, belum diketahui manfaatnya oleh manusia. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

Contoh-contohnya sebagai berikut;

Logam

Manusia primitif menggunakan batu atau pecahannya sebagai senjata. Logam baginya masih asing, sesuai dengan pengetahuan tentang teknologi saat itu. Baru pada taraf teknologi tinggi dengan keterampilan dan teknologi tertentu manusia membuat senjata dari logam. Untuk ini dengan sendirinya perlu dipahami perbedaan antara bijih tambang logam dari remukan batuan biasa. Untuk membuat senjata manusia memerlukan kemampuan melebur bijih-bijih logam (istilah mutakhir tanur tinggi), maka terbuatlah cangkul, anak panah, kapak, pisau dan sebagainya.

Karet

Orang dahulu hanya tahu bahwa dari pohon itu terdapat getah. Dari pohon karet (hevea) keluarlah getah (latex). Sampai akhir abad XIX manfaat “latex” belum banyak diketahui. Dengan meningkatnya pengetahuan dan teknologi diketahuilah, bahwa “latex” dengan metode vulkanisasi (pengerasan karet yang hakekatnya adalah serba elastis) menghasilkan penemuan ban pompa untuk kendaraan-kendaraan bermotor.

Petroleum. Dalam sejarah minyak bumi semula dikenal bitumen. Baru pada abad XIX dikenal petroleum sebagai bahan bakar. Untuk mesin letup sekarang ini memerlukan bahan bakar, berupa bensin, solar atau bensol. Untuk menghasilkan minyak diperlukan teknologi tinggi dalam rangka mengangkat lumpur berunsur petroleum untuk diolah. Sehingga dikenal berbagai teknologi penambangan, antara lain; tambang terbuka, tambang tertutup dan tambang lepas pantai.

Demikianlah ulasan mengenai “Jenis-Jenis Sumber Daya”, yang pada kesempatan ini dapat dibahas dengan singkat dan semoga ulasan tersebut bermanfaat bagi para pengunjung dan pembaca. Cukup sekian dan baca juga artikel-artikel lainnya.