Hubungan Antara Soft skill dan Prilaku Korupsi

Hubungan Antara Soft skill dan Prilaku Korupsi

Hubungan Antara Soft skill dan Prilaku Korupsi

Hubungan Antara Soft skill dan Prilaku Korupsi
Hubungan Antara Soft skill dan Prilaku Korupsi

Hubungan Antara Soft skill dan Prilaku Korupsi

Menurut Wikipedia, Softskill adalah istilah sosiologis yang berkaitan dengan “EQ” seseorang (Emotional Intelligence Quotient), sifat kepribadian, keterampilan sosial, komunikasi, bahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang menjadi ciri hubungan dengan orang lain.

Sedangkan Korupsi menurut Wikipedia adalah perilaku pejabat publik, baik politikus / politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Atau singkatnya bisa diartikan sebagai penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi.

Jadi dapat disimpulkan hubungan soft skill dan perilaku korupsi sangat. Seseorang yang mempunyai soft skill dengan seseorang yang melakukan tindakan korupsi sangat berbeda,  orang yang melakukan tindakan korupsi pasti berpikir beribu-ribu kali untuk melakukan tindakan tidak terpuji tersebut. Orang yang melakukan tindakan korupsi sebagian besar tidak memiliki soft skill yang cukup dalam diri mereka, sehingga mereka dapat melakukan tindakan korupsi tersebut dengan mudah dan tanpa beban apapun.

Baca Juga :