GRAND STRATEGIES

GRAND STRATEGIES

Strategi berasal dari bahasa yunani, strategia, yang diartikan sebagai the art of general atau seni yang digunakan oleh pimpinan dalam peperangan. Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan. Sedangkan grand strategy ( strategi raya) adalah strategi yang mencakup strategi militer dan strategi non-militer sebagai usaha dalam pencapaian tujuan perang. Strategi raya adalah proses dimana tujuan dasar bangsa diwujudkan dalam dunia yang saling bertentangan nilai-ilai dan tujuan. Strategi raya terdiri dari tujuan kerja dari semua instrumen kekuasaan tersedia bagi komunitas keamanan. Agar perencanaan pelaksanaan politik dan strategi dapat dilakukan dengan baik, maka harus dirumuskan dan dilakukan pemikiran strategi yang akan digunakan. Strategi raya dilaksanakan melalui bidang ilmu politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, baik lintas sector maupun lintas disiplin. Memperhatikan dimensi ruang dan waktu, pendekatan ruang dilakukan dengan pertimbangan strategi akan berhasil bila didukung oleh lingkungan sosial budaya dimana strategi dan manajemen tersebut dioperasionalkan, sedangkan pendekatan waktu sangat fluktuatif terhadap perubahan dan ketidakpastian kondisi yang berkembang sehingga strategi dapat bersifat temporer dan kontemporer.

Proses penyusunan strategi modern terdiri dari setidaknya lima elemen fundamental yang saling berhubungan, yakni:

  1. Menentukan tujuan dari keamanan nasional

Penentuan tujuan tersebut dangat berpengaruh dalam proses membangun strategi. Jika tujuan tidak dapat didefinisikan, berubah-ubah atau tidak didukung oleh sebagian consensus nasional maka fungsi strategi menjadi terlalu sulit.

  1. Memformulasikan grand strategy

Setelah mengidentifikasi dan memperkirakan tujuan nasioal, parra penyusun strategi harus menentukan instrumen kekuatan nasional mana dan bagaimana mereka dipakai yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Grand strategy adalah ilmu dan seni untuk mengkoordinasikan pengembangan dan penggunaan dari instrumen kekuatan negara (baik ekonomi, militer maupun untuk politik) dalam mencapai tujuan keamanan nasional dari negara yang bersangkutan. Ilmuwan politik menyebut grand strategy sebagai sebuah kebijakan.

  1. Mengembangkan strategi

Setelah memilih instrumen kekuatan nasional yang sesuai dan menetapkan misi dan peran masing-masing, penyusun strategi harus memfokuskan diri pada spesialisasi strategi pada masing-masing instrumen tersebut. Salah satu contohnya adalah strategi militer, bagaimana mengkoordinasikan, mengembangkan dan membagi tugas pasukan militer untuk mencapai tujuan keamanan nasional.

baca juga :

 

POS-POS TERBARU