CONTOH PROBLEMATIKA DI INDONESIA

CONTOH PROBLEMATIKA DI INDONESIA

  1. Ekonomi Rakyat dan masalah Demokrasi

            Debat tentang Ekonomi Rakyat sedang mendominasi jagad politik ekonomi Indonesia. Debat tersebut dipicu oleh masing-masing kubu pasangan dan tim sukses calon Presiden/Wakil Presiden yang mengklaim diri sebagai pasangan yang paling ber-trade mark Ekonomi Rakyat, walau dengan kemasan yang berbeda.  Pasangan JK-Wiranto mengklaim diri sebagai pasangan pro Ekonomi Rakyat yang berporos pada kemandirian ekonomi. Yakni ekonomi yang digerakkan oleh modal dan sumber daya dalam negeri. Ekonomi yang lebih pro kepada pasar tradisional daripada pasar modern, serta melindungi, mengedepankan, dan bangga dengan produk-produk dalam negeri.
Pasangan SBY-Budiono mengklaim diri sebagai pasangan pendukung Ekonomi Rakyat yang berpihak kepada rakyat kecil (grass root). Ekonomi yang pro kepada koperasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bentuk usaha-usaha ekonomi rakyat lainnya. Sementara pasangan Megawati-Parabowo mengklaim diri sebagai pasangan pro Ekonomi Rakyat yang berbasis pada kedaulatan ekonomi. Ekonomi yang digerakkan oleh kedaulatan rakyat, bukan kedaulatan pasar (neoliberalisme). Ekonomi yang pro kepada petani, buruh, dan kelompok marginal lainnya serta ditujukan untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan. Pasangan ini bahkan berani menjanjikan pembukaan jutaan lapangan kerja untuk rakyat bila kelak mereka berkuasa.

Sumber :

https://urbanescapesusa.com/