Budidaya Hidroponik di SDN Jatimakmur V

Budidaya Hidroponik di SDN Jatimakmur V

Budidaya Hidroponik di SDN Jatimakmur V

Budidaya Hidroponik di SDN Jatimakmur V
Budidaya Hidroponik di SDN Jatimakmur V

SDN Jatimakmur V melakukan budidaya tanaman dengan teknik hidpronik di sekolah. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya mengedukasi peserta didik untuk bercocok tanam dengan menggunakan lahan yang terbatas.

Lahan seluas 3 meter x 4 meter dimanfaatkan SDN Jatimakmur V untuk budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

“Kita sejak tahun ajaran lalu sudah melakukan tanaman hidpronik ini,” ujar guru sekaligus

pengurus tanaman hidroponik, Zaenal Muttaqin, kepada Radar Bekasi, Kamis (22/8).

Berbagai jenis sayuran yang ditanam seperti kangkung, packoy, bayam merah, bayam hijau, sawi kriting, dan cabai. Setiap satu setengah bulan sekali dilakukan panen.

Adapun hasil panen tak seluruhnya di jual kepada masyarakat, tetapi juga dikonsumsi sendiri. “Hasil panennya sebagian kita konsumsi sendiri dan sisanya kita jual untuk memenuhi kebutuhan operasional membeli bibit dan nutrisi tanaman selanjutnya,” tuturnya.

Harga jual sayuran tersebut cukup bervariatif. Packoy misalnya, dijual Rp3.000 per batang.

Sementara untuk kangkung dijual Rp5.000 per dua ikat.

Sedangkan bayam dijual Rp3.000 per ikat. “Harga jualnya beragam karena menyesuaikan bibit tanaman. Alhamdulilah dalam proses panen sayuran yang dijual bisa memenuhi kebutuhan operasional berikutnya,” ujarnya.

Untuk sementara, selama ini penanaman baru dilakukan guru dan staff sekolah. Siswa belum

melakukan praktik langsung, tetapi diberikan penjelasan bagaimana cara penanaman hidroponik.

“Kita edukasi siswa agar paham bahwa tidak perlu tanah yang luas untuk menghasilkan sayuran hidroponik yang memiliki kualitas bagus,” ucapnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/