Bagaimana rasanya jadi warga di lima negara berteknologi maju?

Bagaimana rasanya jadi warga di lima negara berteknologi maju?

Bagaimana rasanya jadi warga di lima negara berteknologi maju

Sebuah laporan terbaru menampilkan negara-negara mana saja yang paling terkoneksi, paling inovatif, dan yang layanan daring serta gaya hidupnya maju secara digital sehingga menarik para ekspatriat dari berbagai penjuru dunia.

Konektivitas membentuk budaya di seluruh dunia dan di banyak tempat kehidupan digital semakin tidak terpisahkan dari rutinitas sehari-hari. Internet berkecepatan tinggi dan pembayaran non-tunai semakin mendorong perekonomian global. Bahkan, sejumlah negara menitikberatkan pada masa depan digital dengan layanan daring dan akses yang semakin baik.

Untuk mengetahui negara mana saja yang menempati posisi teratas dalam konektivitas

generasi selanjutnya, komunitas jaringan global InterNations merilis laporan Digital Life Abroad.

Laporan itu memuat daftar peringkat negara-negara untuk ekspatriat berdasarkan ketersediaan layanan daring pemerintah, kemudahan mendapatkan nomor telepon seluler setempat, ketersediaan internet berkecepatan tinggi di rumah, pembayaran non-tunai, dan akses internet tanpa hambatan.

Kami kemudian berbincang dengan warga di negara yang posisinya paling tinggi dalam lima kategori tersebut untuk mengetahui apa rasanya tinggal di negara yang sangat terhubung.
Estonia

Peringkat keseluruhan: Nomor 1

Menempati peringkat pertama dalam survei InterNations (posisi teratas dalam akses

internet tanpa hambatan dan layanan daring pemerintah), Estonia berinvestasi banyak pada infrastruktur digital sejak meraih kemerdekaan dari Uni Soviet pada 1991.

Program e-Estonia yang disponsori pemerintah telah memproduksi pemilu elektronik, sistem kesehatan elektronik, perbankan elektronik, sampai kependudukan elektronik yang membuat seseorang bukan warga negara dapat mengajukan izin kependudukan virtual guna memperoleh kartu identitas, layanan perbankan, layanan pembayaran, dan kemampuan mendirikan perusahaan.

Program yang saat ini digalakkan sengaja dirancang untuk menarik minat kaum melek

teknologi dan pebisnis asing yang ingin mendirikan perusahaan di Uni Eropa sehingga mendatangkan peluang bagi ekonomi Estonia.

 

sumber :

https://rollingstone.co.id/seva-mobil-bekas/