Arthropoda

Arthropoda

Ciri

Arthropoda merupakan hewan yang memiliki kaki berbuku-buku. Tubuh arthropoda dapat dibedakan menjadi tiga bagian yaitu caput (kepala), thoraks (dada), dan abdomen (perut). Kepala dan dada dapat menjadi satu yang disebut cephalothoraks.

Mempunyai system peredaran darah terbuka. Darah tidak berwarna merah karena tidak berfungsi untuk mengangkut oksigen. Oksigen diangkut malalui system trakea

System ekskresi berupa kelenjar malphigi, sedangkan system sarafnya berupa system saraf tangga tali.

  1. Klasifikasi
  2. Crustacea (udang-udangan)

Ciri: tubuh terdiri dari cephalotoraks dan abdomen serta dilindungi oleh rangka luar yang keras. Mempunyai 10 (5 pasang) kaki jalan dan bernapas dengan insang.

Contoh: berupa zooplankton (Daphnia sp) dan bertubuh makrokospis Portunus sexdentalus (kepiting) dan udang.

  1. Arachnida (Laba-laba)

Tubuh terdiri dari cepaholotoraks dan abdomen. Mempunyai 8 (4 pasang)kaki dan bernapas dengan paru-paru buku

Ada tiga ordo:

  • Arachnoidea: mempunyai spinneret yang menghasilkan benag-benang. Contoh Laba-laba.
  • Scorpionida: bagian abdomen segmen terakhir menjadi kelenjar racun (telson) dan pada mulut terdapat pencapit (pedipalpus) serta gigi pemotong (kalisera). Contoh Thelyphonus sp. (kalajengking)
  • Acarina: abdomen bersatu dnegan cepalotoraks. Umumnya hidup sebagai parasite. Contoh Sarcoptes scabei (caplak kudis) dan caplak anjing.
  1. Myriapoda

Tubuh dibedakan menjadi caput dan abdomen, tiap ruas abdomen mempunyai 1 atau 2 pasang kaki. Bernapas dengan trakea.

Dibedakan menjadi:

  • Chilopoda: tiap ruas abdomen mempunyai sepasang kaki dan sepasang spirakel. Contoh Lipan (Scolopendra sp.) atau kelabang.
  • Diplopoda: tiap rus abdomen mempunyai dua pasang kaki. Contoh: Julus sp. (keluwing/kaki seribu)
  1. Insecta

Tubuh dibedakan atas caput, thoraks, dan abdomen. Mempunyai 6 (3 pasang) kaki pada bagian thorak atau dada serta ada yang memiliki sayap. Siklus hidup dapat berupa:

Ametabola: tidak mengalami metamorphosis (telur—muda – dewasa)
Hemimetabola: metamorphosis tidak sempurna (telur – nimfa – imago)
Holometabola: metamorphosis sempurna (telur—larva – pupa – dewasa)
Pembagian:

o   Apterygota ( tidak bersayap) contoh: kutu buku

o   Arkiptera (bersayap 2 pasang sama) contoh: capung dan laron

o   Orthoptera (bersayap lurus) contoh: belalang.

o   Hemiptera (bersayap pendek) contoh: walang sangit

o   Homoptera (bersayap seragam) contoh wereng

o   Neuroptera (bersayap jarring) contoh : undur-undur

o   Lepidoptera (bersayap sisik) contoh : kupu-kupu

o   Coleopteran (bersayap perisai/tebal) contoh: kumbang tanduk

o   Hymenoptera (bersayap selaput) lebah madu

o   Diptera (bersayap dua) contoh lalat dan nyamuk

o   Siphonoptera ( bersayap pembuluh) contoh kutu anjing

  1. Chordata

Ciri

Mempunyai chorda dorsalis (notochord) yaitu tali sumbu tubuh yang kemudian dapat berkembang menjadi columna vertebralis (tulang belakang)

Tubuh berbentuk simetris bilateral dan triploblastic selomata

Klasifikasi

  1. Acraniata

Dibedakan menjadi urochordata/tunika, contoh Herdmania pallida (hidup di laut di batuan, galangan kapal atau sampan) dan cephalochordate contoh Amphioxus.

  1. Vertebrata/craniates

Dibedakan menjadi dua, yaitu: agnatha (vertebrata yang tidak mempunyai rahang), contoh: lamprey dan hagfish, dan Gnathostomata (vertebrata yang memiliki rahang) yang terdiri dari:
o Chondrichthyes. Ikan bertulang rawan. Berdarah dingin (poikiloterm), jantung terdiri dari 2 ruangan. Contoh: ikan pari dan hiu

o Osteichthyes, ikan bertulang sejati. Berdarah dingin (poikiloterm), jantung terdiri dari 2 ruangan. Contoh: ikan mujair, bandeng, kakap, mas.

o Amphibian, hewan yang dapat di dua tempat, yaitu pada saat larva hidup di air dan ketika dewasa hidup di darat. Berdarah dingin (poikiloterm), jantung terdiri dari 3 ruangan. Contoh: katak dan salamander

o Reptilian, hewan melata. Berdarah dingin (poikiloterm), jantung terdiri dari 4 ruangan Contoh: ular, kura-kura, buaya.
o Aves/burung. Berdarah panas (homoikiloterm), jantung terdiri dari 4 ruangan mempunyai bulu, dan ovipar (bertelur)
o Mamalia, hewan yang menyusui atau mempunyai kelenjar susu. Mamalia dibedakan menjadi monotremata (bertelur) contoh: Platipus: Marsupial (berkantung), contoh: kanguru, dan eutheria (berplasenta), contoh: tikus dan monyet.

POS-POS TERBARU