Aqidah Syariah dan Akhlak

Aqidah Syariah dan Akhlak

Aqidah Syariah dan Akhlak

Aqidah Syariah dan Akhlak

PENGERTIAN AQIDAH

Aqidah berasal dari kata aqada yang artinya ikatan dua utas tali dalam satu buhul sehingga bersambung.
Akad berarti pula janji, ikatan (kesepakatan) antara dua orang yang mengadakan perjanjian.
Aqidah menurut terminologi adalah sesuatu yang mengharuskan hati membenarkannya, membuat jiwa tenang dan menjadi kepercayaan yang bersih dari kebimbangan dan keraguan.

AQIDAH DALAM ISLAM DISEBUT IMAN

Definisi iman
Diucapkan dengan lisan, dibenarkan dengan hati, dan dilaksanakan dengan perbuatan.
Dasar aqidah islam adalah iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab Allah, Rasul-rasul-Nya, hari kiamat, qadha dan qadar.

Rasulullah SAW bersabda, ketika ditanya jibril tentang iman, keimanan itu terdiri dari atas beriman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, dan hari kiamat, serta beriman qadar yang baik dan buruk (HR Muslim)

TINGKAT AQIDAH

a. Taqliq yaitu tingkat keyakinan yang didasarkan atas pendapat orang yang diikutinya tanpa dipikirkan.

b. Yakin yaitu tingkat keyakinan yang didasarkan atas bukti dan dalil yang jelas, tetapi belum sampai menemukan hubungan yang kuat antara obyek keyakinan dengan dalil yang diperolehnya.

c. Ainul yakin yaitu tingkat keyakinan yang didasarkan atas dalil-dalil rasional, ilmiah, dan mendalam, sehingga mampu membuktikan hubungan antara obyek keyakinan dengan dalil-dalil serta mampu memberikan argumentasi yang rasional terhadap sanggahan-sanggahan yang datang.

d. Haqqul yakin, yaitu tingkat keyakinan yang disamping didasarkan atas dalil rasional ilmiah dan mendalam serta mampu membuktikan dan memberikan argumentasi yang rasional, selanjutnya dapat menemukan dan merasakan keyakinan tersebut melalui pengalaman agamanya.

MAKNA IMAN KEPADA ALLAH

Iman kepada Allah yaitu meyakini dengan pasti tentang keesaan pencipta, pemilik dan pengatur alam (rububiyah) sesembahan dan nama-nama serta sifat-sifat bagi Allah yang maha suci.

Iman kepada Allah dapat diperinci dalam 3 macam tauhid yaitu:
1. Tauhid Rububiyah Qs Al-Hijr:39
2. Tauhid Uluhiyah (tauhid ibadah) Qs:1:5
3. Tauhid Asma wa sifat Qs: Asy-Syura:11

IMAN KEPADA MALAIKAT

Malaikat adalah pesuruh Allah yang senantiasa taat dalam menjalankan segala perintah Allah. Mereka diciptakan dari badan yang halus (jismil-latif) tidak mempunyai hawa nafsu dan hanya mempunyai akal.
Malaikat jumlahnya banyak, tak terhingga tetapi yang wajib diketahui ada 10 malaikat yaitu: jibril, mikail, israfil, izrail, raqib, atib, munkar, nakir, malik dan ridwan

IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

Kitab yang diturunkan Allah kepada Rasulnya banyak tetapi yang wajib diketahui hanya 4 buah kitab dan 100 suhuf.

Adapun kitab yang 4 itu adalah:
1. Taurat dalam bahasa Ibrani diturunkan Allah kepada Nabi Musa As
2. Injil dalam bahasa suryani, diturunkan Allah kepada NAbi Isa As
3. Zabur dalam bahasa qibti diturunkan Allah kepada Nabi Daud As
4. Al-Qur’an dalam bahasa arab diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW

Adapun 100 suhuf diturunkan Allah kepada 3 orang Nabi yaitu:
1. 60 suhuf kepada Nabi Syits As
2. 30 suhuf kepada Nabi Ibrahim As
3. 10 suhuf kepada Nabi Musa As

IMAN KEPADA RASUL ALLAH

Rasul adalah manusia yang dipilih Allah dan diberi kuasa untuk menerangkan segala sesuatu yang datang dari Allah.
Jumlah Rasul 313 orang dan jumlah Nabi sangat banyak sedangkan yang wajib diketahui ada 25 yaitu: Adam, Idris, Nuh, Hud, Luth, Saleh, Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aib, Musa, Harun, Ilyasa, Dzulkifli, daud, Sulaiman, Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, Muhammad.

Ada 4 sifat wajib bagi rasul:
1. Shidiq artinya benar
2. Amanah artinya dapat dipercaya
3. Tabligh artinya menyampaikan
4. Fathanah artinya bijaksana

IMAN KEPADA HARI KEMUDIAN

Beriman kepada hari kiamat adalah meyakini akan datangnya hari akhir

Qs:30:14-16
“Dan apada hari terjadinya kiamat dihari itu mereka manusia bergolong-golongan. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka didalam taman (surga) bergembira, adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami (Al-qur’an) serta (mendustakan) menemui hari akherat, maka mereka tetap berada didalam siksaan (neraka).”

IMAN KEPADA QADHA DAN QADAR

Qadha adalah ketetapan Allah SWT yang baik dan buruk yang telah ditetapkan.
Qadar (ukuran) adalah ketetapan Allah SWT yang telah terbukti atau sudah terjadi
Beriman kepada takdir Allah bahwasannya apa saja yang terjadi atas diri sesorang itu semuanya dari Allah ta’ala yakni telah ditakdirkan Allah atas apa yang telah terjadi atau yang akan terjadi.

Baca Juga Artikel Lainnya :